Home Lain LainBayern vs Barca: Laga Blockbuster Sepakbola

Bayern vs Barca: Laga Blockbuster Sepakbola

Lionel Messi berakhir di Barcelona. Setelah masuk kembali ke La Liga, blaugrana, yang berada di puncak klasemen, tersembunyi di babak penentu Real Madrid. Menurut bandarqq365 dia tidak tega memberikan komentar negatif tentang klubnya.

“Kami adalah tim yang tidak teratur dan lemah. Real telah melakukan tugas mereka dengan memenangkan semua pertandingan, tetapi kami juga membantu mereka menang. Kami harus kritis terhadap cara kami bermain, dimulai dengan para pemain dan semua anggota klub. . ” , kata Messi setelah kemenangan Real Madrid.

Ernesto Valverde dipecat saat tim memimpin. Kegagalan menjuarai Liga Champions musim lalu masih menyisakan luka yang sulit disembuhkan musim lalu. Valverde dikritik karena menolak tendangan tiki sebagai filosofi sepakbola yang bagus. Sepintas, Messi meletakkan semua pertandingan di pundaknya sebagai hadiah dari sepak bola zaman sekarang.

Quique Setien yang mengagumi kepala Johan Cruyff menjadi pelatih kepala. Pada saat itu, dia adalah taktik “paling Barcelona” yang tersedia. Ia pernah berkata bahwa dirinya rela memotong jarinya hanya untuk bermain di era Cruyff di Barcelona.

Baju Lionel Messi tergantung di dinding rumahnya. Setien bahkan tak malu meminta tanda tangan plus tanda tangan Sergio Busquets di penghujung pertandingan di musim 2018-19. Sebelum pertandingan, Setien sempat melontarkan kesialan Marc Bartra karena menyisihkan La Masia yang malah bermain dengan pimpinan Betisnya.

Saat itu, Betis meraih 3-4 kemenangan. Tiga poin pertama Camp Nou dalam 21 tahun. Tidak bermain terlalu dalam dan tidak percaya diri dalam penguasaan bola. Los Verdiblancos, panggilan akrab Betis, mendengar cara bicara Setien dengan lancar dan memuji begitu dalam.

Salah satu momen paling membahagiakan di musim ini mereka berada di posisi kesepuluh. Termasuk saat mereka meraih kemenangan pertama Sevilla dan tiga poin terakhir musim ini di stadion Santiago Bernabeu. Nama Setien memasuki visi menuju Barcelona.

Singkat cerita, takdir benar-benar mempertemukan Setien dengan Barca. Seorang penggemar yang bekerja di klub idola. Sayangnya, lambatnya kehadiran Setien menambah masalah Barcelona.

Ada skandal “Barcagate” atas masalah klub yang menyewa nada dering untuk melindungi reputasi presiden Josep Bartomeu di media sosial. Tidak hanya komentar kritis dari fans yang ditolak, tapi juga postingan dari para legenda dan bintang yang mengkhawatirkan kondisi klub. Belakangan, enam ofisial klub mengundurkan diri.

Messi yang seharusnya fokus mencetak gol justru bermain pada isu pemotongan gaji pemain yang perlu dibahas lebih lanjut. Pulga juga terlibat konflik terbuka dengan direktur olahraga Eric Abidal terkait alasan pemecatan Valverde. Messi menyerang Abidal yang mengejek beberapa pemain karena tidak bekerja keras.

Menambah sensasinya, Barca telah memutuskan untuk menjual nama stadion “Camp Nou” kepada sponsor musim depan. Dari klub yang tidak mencantumkan nama sponsor di seragamnya pada 2006, El Barca menjadi sangat komersial. Kebijakan tersebut diambil, karena adanya krisis yang terjadi di tengah-tengah wabah tersebut.

Semua kebisingan tersebut tidak terlepas dari pemilihan presiden klub yang akan berlangsung tahun depan. Mantan presiden klub Joan Laporta siap bersaing dengan Bartomeu sekarang. Ia berjanji akan menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih kepala atau bahkan membawa pulang Pep Guardiola. Dua hal yang mustahil dilakukan para pesaingnya.

Dari semua itu, gagasan Lionel Messi pindah ke klub lain masuk akal. Mereka melewatkan momen penting di La Liga, dan tidak banyak berdiskusi di Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol. Sejak debutnya di tahun 2004, Messi belum pernah meraih satu pun trofi semusim bersama Barca. Baru pada musim 2007-08, saat peralihan dari era Ronaldinho ke era.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *