Home FinansialInidia, Alasan Bank Tolak Pengajuan Pinjaman

Inidia, Alasan Bank Tolak Pengajuan Pinjaman

Sekarang, proses pengajuan kredit sangat sederhana dan dapat dilakukan secara online. Namun, jangan salah, kemudahan Anda dalam melakukan pinjaman tunai secara online tidak menjamin bank akan menyetujui praktik Anda. Setiap pengajuan pinjaman tunai yang diterima bank akan melalui proses analisis kredit. Proses ini akan menentukan apakah file pinjaman Anda dikabulkan atau ditolak. Agar praktik Anda tidak ditolak oleh bank, sebelum mengajukan pinjaman ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal di bawah ini!

Persyaratan tidak lengkap

Pastikan Anda memenuhi semua persyaratan untuk mengajukan pinjaman sesuai dengan persyaratan bank. Dokumen-dokumen tersebut nantinya akan digunakan oleh bank sebagai data konfirmasi saat mengajukan kredit. Jika dokumen yang diperlukan untuk mengajukan pinjaman pribadi tidak lengkap atau tidak memenuhi syarat, kemungkinan pengajuan kredit ditolak akan lebih besar. Catat setiap detail persyaratan pengajuan kredit, seperti nama lengkap, alamat, nomor KTP, serta masa berlaku dokumen yang digunakan sebagai syarat.

Kepribadian pelanggan yang buruk

Karakter perbankan juga diperhitungkan saat memutuskan untuk memberikan kredit. Fitur Anda ditampilkan berdasarkan riwayat pinjaman Anda di bank atau bank lain melalui proses pemeriksaan BI (Bank Indonesia). Valuasi bukan hanya tentang jenis kredit konsumen, seperti pinjaman multiguna, pinjaman tanpa jaminan, atau pinjaman multiguna. Namun, hal ini juga berlaku untuk pinjaman komersial seperti aplikasi kredit mikro dan Kredit Usaha Rakyat.

Jika catatan kredit Anda termasuk kategori baik, kredit Anda akan disetujui oleh bank. Namun, jika tidak, aplikasi Anda mungkin ditolak. Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan pembayaran kredit sesuai jadwal cicilan yang telah ditentukan sebelumnya.

Jaminan kredit tidak memenuhi syarat

Nilai atau agunan merupakan salah satu hal penting dalam mengajukan kredit. Jika nilai agunan yang Anda serahkan lebih rendah dari standar yang ditetapkan oleh bank, maka bank harus menolak pengajuan pinjaman Anda. Pinjaman yang dilakukan oleh bank biasanya 80% dari nilai agunan yang ditampilkan, kecuali untuk pinjaman multiguna yang telah bekerjasama dengan bank atau perusahaan. Penilaian jaminan ini berlaku untuk kredit konsumen dan pinjaman komersial atau korporasi.

Batas kapasitas pelanggan

Saat mengajukan kredit untuk modal usaha atau investasi, bank akan melihat kemampuan untuk menjalankan bisnis Anda. Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan keuntungan perusahaan, pendapatan bulanan perusahaan, dan sudah berapa lama bisnis tersebut dijalankan oleh manajemen Anda. Untuk pinjaman terakhir, bank akan menilai kemampuan Anda untuk membayar cicilan Anda. Untuk itu, bank biasanya akan meminta gaji atau pendapatan bulanan sebagai salah satu syaratnya. Persentase maksimal cicilan yang digunakan adalah 80% dari penghasilan bulanan Anda.

Kondisi tertentu

Situasi yang kami maksud di sini bukanlah tentang keadaan emosional klien. Namun, lebih difokuskan pada kondisi makroekonomi atau keadaan bank tempat pengajuan kredit. Misalnya, bank mengalami aktivitas yang melambat atau pertumbuhan pinjaman yang buruk. Hal ini menghalangi bank untuk berfungsi secara optimal. Yang dikhawatirkan akan memperburuk kondisi bank saat memberikan pinjaman.

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan bank menolak pengajuan kredit. Pastikan Anda memahami semua ini sebelum mengajukan kredit dari bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *