Home Gaya HidupPeti Kemas Dalam Shipping Container House
Peti Kemas Dalam Shipping Container House

Peti Kemas Dalam Shipping Container House

Ukuran peti kemas pada shipping container house cukup beragam. Specifikasi container yang digunakan oleh jasa cargo berbeda satu sama lain tergantung material yang akan diangkut. Ukurannya berkisar antara 20 kaki hingga 45 kaki. Secara umum jenis container ada 3 macam yaitu jenis kering, reefer dan khusus. Masing-masing memiliki fungsi masing-masing yang berbeda. Ukuran container sebenarnya dapat di modifikasi dalam setiap rangkaian container. Perubahan ukuran container umumnya disesuaikan dengan banyaknya barang yang akan dikemas. Jenis container bisa sangat berbeda tergantung dari jenis barang yang akan diangkut. Masing-masing barang yang dikemas memiliki karakter yang berbeda pula sehingga membutuhkan jenis container yang berbeda juga. Tujuannya adalah agar barang yang dikemas tidak rusak selama perjalanan.

Berikut beberapa jenis container yang digunakan dalam shipping container house, adalah pertama, container kering. Container jenis ini memiliki ukuran 20 kaki dan kapasitas muatan hingga 30 meter kubik. Ukuran ini tidaklah sama antara satu negara dengan negara lainnya. Semua tergantung pada aturan masing-masing negara. Indonesia memiliki batas maksimum pengiriman barang adalah 20 ton. Masing-masing negara berbeda satu sama lainnya. Kebijakan ini guna memudahkan pemeriksaan pada pelabuhan pada negara-negara tersebut. Container ukuran 40 kaki kapasitasnya 60 meter kubik. Pada container 40 kaki high cube mampu menampung 70 meter kubik muatan. Biasanya kapasitas maksimal 27 hingga 28 ton. Ukuran container 45 kaki kapasitasnya 86 meter kubik.

Biasanya pada jasa shipping container house menyediakan container dengan kebutuhan khusus. Biasanya container khusus ini diberi fasilitas khusus sesuai barang yang diangkut. Biasanya container untuk beberapa jenis barang masing-masing berbeda. Jika untuk mengangkut ikan, atau barang lainnya yang kemungkinan rusak dalam perjalanan. Biasanya pihak yang akan mengirinkan barang diwajibkan untuk memberitahukan barang apa yang akan dikirim sehingga jika ada barang yang memiliki sifat tertentu yang kemungkinan mudah rusak dalam perjalanan akan sangat mudah dicegah kerusakannya. Pastinya dengan tambahan fasilitas tertentu agar barang yang diangkut tidak akan rusak dalam perjalanan pengiriman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *