Home BeritaChelsea vs Tottenham Hotspur: Sama-sama Impresif, Disisipi Gengsi

Chelsea vs Tottenham Hotspur: Sama-sama Impresif, Disisipi Gengsi

Tak hanya strategi pertarungan, pamor kompetisi kali ini juga akan mewarnai London Derbi karena kedua tim sama-sama tampil impresif. Menurut sumber Bola terpercaya dia sempat ragu di awal musim, ekspansi The Blues dan Spurs sangat menjanjikan, dengan sembilan pertandingan harus diatasi. Dalam pemeringkatan tersebut keduanya hanya dibedakan oleh dua angka dengan tujuan produktivitas yang hampir identik.

Dilihat dari rekor head-to-head lima pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris, Chelsea cukup melaju. Mereka sudah menang tiga kali berturut-turut sedangkan Tottenham sudah meraih maksimal dua kali pada 2018. Begitu pula jika dilacak dari tujuh laga terakhir mereka. Setelah dikalahkan oleh Liverpool 0-2, Hakim Ziyech dan rekan satu timnya berhasil meraih hasil imbang empat dan tiga. Sementara itu, serbuan Chelsea juga meningkat dengan total 118 tendangan dan 48 di antaranya mengarah ke gawang, menjadikannya sebagai terbaik keempat dari 20 tim.

Sebelum pertandingan, beberapa pemain yang meragukan terlihat menunjukkan perkembangan positif dari segi kebugaran. Thiago Silva, misalnya, dianggap sudah terjatuh sejak awal bermain sepak bola. Proses penyesuaian dan pengalaman yang dimilikinya mulai membuahkan hasil. Ia menyumbang enam gol Chelsea tanpa gol.

Sebaliknya, Kai Havertz, yang sebelumnya menjalani isolasi independen karena infeksi COVID-19, telah pulih dan siap jika Frank Lampard membutuhkannya. Satu hal yang masih mengkhawatirkan untuk dilibatkan dalam pertandingan ini adalah gelandang Christian Pulisic.

Di sisi lain, manajer Tottenham Jose Mourinho tidak peduli siapa yang akan turun dari kubu tuan rumah. Menurutnya, kedalaman tim mumpuni yang didukung kualitas serupa menjadi keunggulan yang dimiliki Chelsea.

Di sisi lain, Mourinho juga percaya dengan tim Spurs yang sudah ada. Sorotannya adalah duet Harry Kane dan Son Heung-min yang telah mencetak 16 gol Liga Inggris musim ini.

Faktanya, peran Kane lebih dari sekedar mencetak gol. Sekarang dia sedang mengalami transformasi. Tak hanya menjebol gawang lawan, kontribusinya di lapangan juga terlihat dari sisi lain, baik melalui assist maupun pergerakannya yang kerap membidik pertahanan lawan, seperti yang ia tunjukkan saat bermain melawan Manchester City pekan lalu.

Ancaman Tottenham bisa datang dari mana saja. Lilywhites selama ini mampu memadukan setiap lini dengan baik, mulai dari lini belakang, tengah, hingga lini depan. Hasilnya, mereka menjadi tim dengan kesimpulan paling sedikit (9 gol) dan salah satu tim dengan skor tertinggi (21 gol).

Jika melihat rekor Stamford Bridge, Chelsea bisa jadi pilihan utama karena Tottenham baru memenangi satu dari 34 pertandingan di berbagai kompetisi sejak 1990. Namun, rekor ini tak akan dilupakan pengunjung. Jelas, Tottenham berbakat dengan hasil, kepercayaan diri, dan prestise yang luar biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *